Cara Menghitung Keuntungan Odds Bola Jenis Decimal dan Malay dengan Akurat
figuresband.com – Memahami cara menghitung keuntungan odds bola membantu bettor menilai potensi hasil taruhan dengan lebih tepat. Odds decimal dan Malay memiliki format berbeda, sehingga cara membaca payout dan laba juga perlu diperhatikan.

Keuntungan dapat dihitung dengan rumus yang sesuai: payout = taruhan × odds, sedangkan laba = payout − nilai taruhan. Artikel ini membahas dasar kedua jenis odds tersebut serta contoh perhitungan yang mudah dipahami.
Dasar Odds Decimal dan Malay

Odds decimal menunjukkan total pembayaran dari setiap 1 unit taruhan, termasuk modal awal. Odds Malay memakai angka positif atau negatif untuk menunjukkan keuntungan atau modal yang diperlukan dalam taruhan.
Arti angka pada odds decimal
Pada odds decimal, angka yang tampil menunjukkan total pengembalian, bukan keuntungan bersih. Rumusnya:
Total pengembalian = modal × odds decimal
Keuntungan bersih = total pengembalian − modal
Contoh, jika seseorang memasang Rp100.000 pada odds 2,00, total pengembaliannya adalah Rp200.000. Keuntungan bersihnya menjadi Rp100.000 setelah modal awal dikurangi.
| Odds decimal | Modal | Total pengembalian | Keuntungan bersih |
|---|---|---|---|
| 1,50 | Rp100.000 | Rp150.000 | Rp50.000 |
| 2,00 | Rp100.000 | Rp200.000 | Rp100.000 |
| 3,00 | Rp100.000 | Rp300.000 | Rp200.000 |
Odds 1,00 hanya mengembalikan modal tanpa keuntungan. Angka di bawah 2,00 menunjukkan potensi keuntungan yang lebih kecil dari modal, sedangkan angka di atas 2,00 menunjukkan keuntungan yang lebih besar dari modal jika taruhan menang.
Arti angka positif dan negatif pada odds Malay
Odds Malay terbagi menjadi angka positif dan negatif. Angka positif biasanya berada di bawah +1,00, sedangkan angka negatif berada di antara -1,00 dan -0,01.
Pada odds positif, keuntungan dihitung dari modal yang dipasang. Contohnya, odds +0,80 dengan modal Rp100.000 menghasilkan keuntungan Rp80.000. Total pengembaliannya menjadi Rp180.000, yaitu modal ditambah keuntungan.
Pada odds negatif, angka menunjukkan modal yang harus dipasang untuk memperoleh keuntungan Rp100.000. Contohnya, odds -0,80 berarti taruhan Rp80.000 menghasilkan keuntungan Rp100.000. Jika seseorang memasang Rp160.000, keuntungan bersihnya menjadi Rp200.000.
| Odds Malay | Modal contoh | Keuntungan bersih | Total pengembalian |
|---|---|---|---|
| +0,80 | Rp100.000 | Rp80.000 | Rp180.000 |
| -0,80 | Rp80.000 | Rp100.000 | Rp180.000 |
Sistem Malay dapat mengurangi risiko taruhan besar pada odds rendah, tetapi perhitungannya perlu memperhatikan tanda positif atau negatif.
Rumus Perhitungan Payout dan Laba
Perhitungan payout menunjukkan jumlah uang yang kembali setelah taruhan menang. Laba bersih menunjukkan jumlah keuntungan setelah modal taruhan dikurangi, dengan rumus yang berbeda untuk odds decimal, Malay positif, dan Malay negatif.
Menghitung total pengembalian dari odds decimal
Pada odds decimal, total pengembalian dihitung dengan mengalikan modal taruhan dengan nilai odds.
Rumus:
Total pengembalian = Modal × Odds decimal
Jika seseorang memasang taruhan Rp100.000 pada odds 2,50, perhitungannya menjadi:
Rp100.000 × 2,50 = Rp250.000
Jumlah Rp250.000 tersebut sudah termasuk modal awal. Karena itu, laba bersihnya bukan Rp250.000, melainkan:
Laba bersih = Total pengembalian − Modal
Rp250.000 − Rp100.000 = Rp150.000
Jika taruhan kalah, total pengembalian dan laba menjadi Rp0, sehingga seluruh modal taruhan hilang. Nilai odds decimal juga langsung menunjukkan rasio pengembalian, sehingga format ini mudah digunakan untuk membandingkan beberapa pilihan taruhan.
Menghitung laba bersih pada odds Malay positif
Odds Malay positif biasanya ditulis dengan tanda +, seperti +0,80. Nilai tersebut menunjukkan laba yang diperoleh dari setiap satu unit modal taruhan.
Rumus laba bersih:
Laba bersih = Modal × Odds Malay positif
Dengan modal Rp100.000 dan odds +0,80, hasilnya:
Rp100.000 × 0,80 = Rp80.000
Pemain menerima kembali modal dan laba, sehingga total pengembaliannya menjadi:
Modal + Laba bersih = Rp100.000 + Rp80.000 = Rp180.000
Pada format ini, odds positif biasanya menghasilkan laba yang lebih kecil daripada modal taruhan. Contohnya, odds +0,50 memberi laba Rp50.000 dari modal Rp100.000. Jika taruhan kalah, pemain tidak menerima pengembalian.
Menghitung laba bersih pada odds Malay negatif
Odds Malay negatif memakai tanda −, seperti −0,80. Nilai ini menunjukkan modal yang harus dipertaruhkan untuk memperoleh laba sebesar satu unit.
Rumus laba bersih:
Laba bersih = Modal ÷ Nilai absolut odds Malay
Untuk modal Rp100.000 dan odds −0,80, perhitungannya adalah:
Rp100.000 ÷ 0,80 = Rp125.000
Total pengembalian menjadi Rp225.000, karena pemain menerima modal Rp100.000 dan laba Rp125.000.
Pada odds negatif, nilai odds harus dihitung sebagai angka positif dalam pembagian. Jadi, −0,80 menggunakan angka 0,80, bukan angka negatif. Jika taruhan kalah, seluruh modal yang dipasang tetap hilang.
Membandingkan hasil taruhan pada kedua format
Perbandingan harus memakai modal, pilihan taruhan, dan peluang yang sama. Contohnya, modal Rp100.000 menghasilkan perbedaan berikut:
| Format odds | Laba bersih | Total pengembalian |
|---|---|---|
| Decimal 2,50 | Rp150.000 | Rp250.000 |
| Malay +0,80 | Rp80.000 | Rp180.000 |
| Malay −0,80 | Rp125.000 | Rp225.000 |
Odds decimal 2,50 setara dengan odds Malay +1,50, karena laba bersihnya mencapai Rp150.000 dari modal Rp100.000. Sementara itu, odds Malay −0,80 setara dengan decimal 2,25, sebab modal Rp100.000 menghasilkan total pengembalian Rp225.000.
Perbedaan utama terletak pada cara penyajian laba. Odds decimal langsung menampilkan total pengembalian, sedangkan odds Malay memisahkan perhitungan berdasarkan tanda positif atau negatif.